Beberapa Cara Merawat Kipas Angin, Mulai dari Pembersihan Sederhana

Memiliki kipas angin di rumah tentu menjadi idaman bagi kebanyakan rumah di negara beriklim tropis seperti Indonesia. Udaranya yang cukup panas dan lembab membuat orang sering merasa kegerahan hingga membutuhkan kipas angin di rumahnya. Terdapat beragam jenis kipas yang bisa dipilih di rumah, seperti kipas angin dinding, kipas angin duduk, dan kipas angin berdiri. Hanya saja, salah satu masalah yang sering melanda kipas angin di rumah adalah keberadaan debu yang sering menempel di baling-baling kipas ketika sudah digunakan dalam beberapa waktu tertentu. Membiarkan kipas dihinggapi debu tentu tidak sehat untuk orang-orang di sekitar. Oleh karena itu penting bagi anda untuk mengetahui cara merawat kipas angin sendiri di rumah berikut ini.

1. Mengetahui kapan waktu yang dibutuhkan untuk membersihkan kipas

Meski kipas memang tidak butuh dibersihkan setiap hari, namun membiarkannya kotor tanpa dibersihkan berminggu-minggu tentu bukan pilihan bijak. Kipas yang terus dinyalakan dalam kondisi dipenuhi debu dan kotor dapat menjadi sumber penyakit bagi penghuni ruangan. Debu dari kipas bisa menyebabkan batuk, flu ringan hingga gangguan pernapasan karena sirkulasi udara terganggu debu. Oleh karena itu minimal kamu harus membersihkan kipas setiap dua minggu sekali.

2. Bongkar kemudian bersihkan kipas dalam kondisi Off

Pastikan untuk membersihkan dan membongkar kipas dalam keadaan mati. Sebaiknya anda bersihkan kipas dengan mencabut kabelnya dari saklar listrik terlebih dahulu. Membersihkan kipas dalam kondisi tersambung listrik akan berisiko menyebabkan konslet arus listrik. Selain dalam keadaan mati, cara merawat kipas angin berikutnya adalah dengan memastikan kondisi mesin kipas dalam keadaan dingin saat dibongkar. Jangan membongkar mesin atau baling kipas selepas digunakan lama karena mesinnya akan terasa panas.

Ada juga beberapa orang yang memilih membersihkan kipas angin ketika kipas angin dinyalakan memutar perlahan. Mereka beranggapan cara ini lebih hemat waktu dan efisien karena mereka tinggal mendekatkan kemoceng atau peralatan pembersih lainnya ke dekat baling-baling agar debu terangkat. Namun, membersihkan kipas dalam kondisi menyala akan sangat membahayakan keselamatan. Baling-baling kipas angin yang berputar, seberapa kecil pun putarannya, dapat membahayakan tangan karena dapat melukai tangan. Selain itu membersihkan ketika kipas menyala bisa menyebabkan anda tersetrum listrik. Untuk membuka kipas gunakan obeng untuk melepas bautnya. Buka perlahan hingga kendor pada bagian ring agar anda lebih mudah membuka pembuka kipas untuk dibersihkan.

3. Gunakan masker debu

Step ini merupakan langkah untuk melindungi dirimu dari infeksi pernapasan akibat debu dari kipas angin yang akan dibersihkan. Patut diketahui bahwa debu yang banyak menempel pada permukaan baling-baling kipas dapat menghalangi pernapasan Anda. Agar tetap sehat, pastikan untuk menggunakan masker penutup hidung dari debu ketika membersihkan kipas.

4. Menggunakan sabun cuci, air bersih serta kuas untuk membersihkan

Cara merawat kipas angin selanjutnya untuk membersihkan baling-baling adalah dengan menggunakan kuas untuk menyapu debu yang menempel pada baling-baling. Debu yang menempel pada kipas jika dibiarkan dapat menjadi sarang penyakit. Sapulah debu dan kotoran menggunakan kuas.

Kuas yang digunakan bisa yang memiliki rambut maupun seperti serabut lembut untuk membersihkan jeruji penutupnya. Kuas dari serabut lembut juga dapat digunakan untuk membersihkan mesin kipas angin. Sementara untuk kuas yang dibuat dari rambut kaku, digunakan untuk membersihkan baling kipas angin.

Apabila terdapat kotoran yang sulit dibersihkan, anda bisa membersihkannya menggunakan kombinasi sabun cuci dan air agar debu tersebut hilang seutuhnya. Apabila anda menggunakan air dan sabun cuci untuk membersihkan baling kipas, jangan lupa untuk mengeringkan baling dan penutup kipas menggunakan kain lap kering. Jangan biarkan ada bagian yang masih basah untuk mencegah konslet ketika dinyalakan. Anda juga bisa menggunakan cara ini untuk membersihkan bagian belakang kipas angin.

Jika debu sudah dapat dibersihkan menggunakan kuas, maka selanjutnya adalah lap bagian kipas angin yang dibersihkan menggunakan lap yang sudah dibasahi sedikit dengan air bersih. Gunakan kain yang tidak bertekstur kasar agar tidak menimbulkan goresan pada permukaan kipas. Lap permukaan kipas dengan kain bersih agar mengkilap dan tidak terdapat debu serta kotoran.

5. Menggunakan lap sedikit basah dan kemoceng

Untuk membersihkan beberapa bagian kipas selain baling-baling seperti bagian tombol, kaki, tiang sangga, dan mesin penggerak kipas di bagian kepala, anda bisa menggunakan kemoceng. Kemoceng dapat anda gunakan untuk memastikan kipas angin bersih dari kotoran. Untuk finishing, anda bisa menggunakan lap yang lembab agar debu serta kotoran dapat terangkat. Agar tidak dalam keadaan basah, lap bagian kipas dengan kain kering yang bersih. Langkah ini merupakan cara merawat kipas angin yang patut anda ikuti ketika membersihkan kipas angin.

6. Menggunakan masker penutup mulut

Meski tadi sudah disinggung sebelumnya terkait menggunakan masker anti debu ketika membersihkan kipas angin, namun ada baiknya anda juga memahami bagian ini. Hindari memakai masker yang tidak menutupi area hidung dan mulut secara sempurna. Gunakan masker yang dapat menutup mulut dan hidung utuh agar tidak ada debu yang berhasil masuk ke dalam sistem pernapasan. Debu yang terhirup terus-menerus dapat mengganggu sistem pernapasan anda. Oleh karena itu, gunakan masker yang tidak hanya menutup hidung namun juga mulut.

7. Hati-hati ketika membersihkan kipas angin

Selanjutnya terkait cara merawat kipas angin yang tidak boleh ketinggalan adalah hati-hati ketika membersihkan kipas angin. Jangan membersihkannya sembarangan hanya karena menganggap kipas angin cenderung tidak membutuhkan cara pembersihan yang rumit seperti elektronik lainnya. Karena sama-sama merupakan peralatan elektronik, anda tetap harus memerhatikan cara pembersihan agar tidak menyebabkan rusak dan konslet.

Yang pertama adalah anda harus membuka atau melepas penutup bagian depan bodi kipas angin dengan perlahan agar body tidak pecah ataupun patah. Ketika membersihkan bagian mesin kipas angin di bagian belakang juga harus hati-hati dan perlahan. Jika kuas tidak dapat menjangkau bagian dalam mesin, jangan dipaksakan untuk dapat masuk ke dalamnya. Sebaiknya gunakan cotton bud agar dapat menjangkau bagian debu di bagian dalam sehingga debu dapat terangkat seutuhnya.

8. Membersihkan kipas angin dengan teratur dan juga rutin

Patut diingat bahwa membersihkan kipas angin terbaik adalah minimal dua minggu sekali agar debu yang menempel belum terlalu menumpuk. Debu dan kotoran yang menumpuk di kipas angin yang terus digunakan untuk mendinginkan ruangan dapat menimbulkan penyakit. Karena debu ini terus diputar ke seluruh ruangan sehingga mengganggu pernapasan penghuni ruang. Penyakit yang bisa timbul akibat debu dan kotoran ini seperti batuk, sakit pernapasan, flu sampai iritasi pada kulit.


Untuk menjaga kipas tetap bersih, sebaiknya anda rutin mengikuti delapan cara merawat kipas angin yang sudah dijabarkan di atas. Membersihkan debu kipas angin secara rutin tidak hanya baik untuk menjaga kesehatan penghuni rumah, namun juga dapat memperpanjang masa pakai kipas angin.